UN GARÇON PAS COMME LES AUTRES (RE-POST)
Aku menapakkan kakiku di tempat tinggal baruku, sebuah flat kecil dan lumayan murah (bagi orang perancis mungkin murah) di Kota Paris. Sudah dua minggu aku menetap di Kota Mode ini, dengan memanfaatkan kesempatan dan bekerja keras, akhirnya aku berhasil mendapatkan beasiswa dalam program France – Indonesia Scholarship. Meskipun aku memperoleh uang saku yang cukup, tetapi untuk membeli beberapa keperluan aku membutuhkan uang. Karena itu aku bekerja sambilan di sebuah café. Ziggy, il’s apelle Ziggy, je suis folle de lui La premiere fois que je lai vu, je m ‘suis jetée sur lui dans la rue J’lui ai seulement dit, que j’avais enuie de lui…. Ziggy, nama cowok itu Ziggy, aku tergila-gila padanya. Sebenarnya namanya Luc, tetapi semua temannya memanggil Ziggy. Dia sangat tampan, wajahnya begitu klasik, hidung aristokrat, tubuh yang tinggi dan tegap, matanya berwarna biru kelabu sangat indah, aku kadang berpikir, mungkin dia keturunan bangsawan Perancis. Pertama kali aku bertemu dengannya ...